1. Kylian Mbappe
Namanya sudah menjadi sensasi ketika menjadi elemen penting dari keberhasilan AS Monaco mencapai babak semifinal Liga Champions musim lalu. Hanya lini belakang super solid dari Juventus yang pada akhirnya bisa menghentikan Mbappe mencapai babak final.
Mbappe adalah sosok pesepak bola yang paling enggan dihadapi para pemain belakang. Pemain berusia 19 tahun tersebut punya akselerasi mumpuni, teknik menggiring bola yang prima, kemampuan mengkreasikan peluang, dan tajam di depan gawang lawan.
Mbappe akan melengkapi lini depan Prancis yang sudah disesaki pemain-pemain berkaliber besar, seperti Antoine Griezmann, Alexandre Lacazette, dan Olivier Giroud.
2. Gabriel Jesus
Ketika era Fred dan Luiz Fabiano sudah paripurna, lini depan Brasil kehilangan kekuatan. Ketika keduanya tidak maksimal, Brasil terlalu bergantung kepada gelandang serang seperti Neymar atau Oscar, seperti di Piala Dunia 2014 yang lalu. Ketika keduanya tidak maksimal, Brasil sungguh kesulitan berkreasi di depan gawang lawan.
Oleh sebab itu, munculnya Gabriel Jesus merupakan berkah tersendiri. Pesepak bola berusia 20 tahun tersebut terbukti sangat cocok dengan gaya bermain Neymar, Philippe Coutinho, Willian, tiga dinamo dari lini serang. Gabriel Jesus adalah tipe poacher atau penyelesai peluang yang efektif.
Namun jangan salah, visi bermain yang matang membuatnya bisa mengkreasikan peluang dari lini kedua. Efektif dan kreatif, membuat Gabriel Jesus menjadi pilihan yang menarik untuk Rusia 2018
3. Marco Asensio
Menembus tim utama Real Madrid bukan perkara mudah, terutama ketika ada Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, dan Gareth Bale. Bahkan ketika ketiganya tidak bermain apik pun, tekanan manajemen untuk selalu memainkan ketiganya membuat pemain muda kesulitan mendapatkan menit bermain
Asensio menyuguhkan semua aspek yang dibutuhkan untuk bermain di lini serang Spanyol. Kreatif, berteknik tinggi, punya daya juang, dan bermental juara. Satu hal yang menguntungkan Asensio adalah skuat timnas Spanyol diisi banyak pemain Madrid.










0 komentar:
Post a Comment